if you want to leave me, leave me now…
April 25, 2008 by windyahertanti
ga tau kenapa, kata2 itu sekarang mengantung di pikiran saya. dari jam 9 pagi tadi saya ga ngapa2in. PO dari factory blom ada yang saya checking. approval printing embro thread label segambreng2 semuanya menumpuk di meja. telpun dari factory dan supplier ga ada yang saya angkat. kalo sekarang ada gua ga berpenghuni, saya prefer buat dekem di situ…
saya mungkin lagi sensi, 2 hari tugas luar bikin sesak napas saat liat email, kumpulan masalah seakan semuanya mencekik leher ( heem..ini kayaknya terlalu berlebihan ;p ) . yang jelas pagi ini saat saya laporan pagi ma yang di Atas, yasiin saya berhenti di ayat ke 5. ga tau kenapa saya ga bisa (or ga mau) ngelanjutin rutinitas saya…dont know why, i know something will be happen today…
maka saat tadi pagi senior saya mem-bcc saya dalam email resignation-nya. saya hanya bisa menangis memeluknya. sebagai teman, so pasti saya dukung setiap keputusan yang paling baik baginya. apalagi if she had better place than this. tapi rupanya bukan hanya senior saya yang saya ketahui hari ini mengajukan resignation, salah satu teman 1 dept juga sudah mengajukan resignation dan sudah di approve dari kemarin. ga berhenti disitu, kabar resignation letter masih saja terus berlanjut , saat ex bos menelpon tadi siang, saya hanya bisa berkata goodluck for him at his new company…at india. yup, my ex bos yang super duper guanteng itu mo balik ke india. saya jadi merasa sepi….
saya sadar bahwa ini adalah sebuah siklus kehidupan. ada yang datang dan ada juga yang pergi. ada saat bertemu dan saat berpisah. mungkin jodoh saya dengan 3 orang tersebut memang cuman sampai disini. mereka berhak untuk menentukan apa yang terbaik buat hidupnya. tapi emang sie kondisi mereka yang akan meninggalkan saya sempet membuat saya ingin pergi. ga enak ditinggal, mending milih meninggalkan ;p
pelajaran menerima dengan iklhas akan ditinggal bisa jadi membuat saya menjadi lebih wise dalam memandang hidup dan lebih menghargai akan hadirnya seseorang or something dalam hidup. tapi saya ga selamanya bisa menerima arti sebuah perpisahan. butuh mental yang kuat untuk bisa bertahan sendiri. makanya kalimat " if you want to leave me, leave me now…" menjadi pemikiran saya seharian ini.mumpung mental saya lagi kuat menerima berita perpisahan, jadi gapapa kalo ada yang mo say goodbye ma saya….
yang jelas tadi saya langsung menembak seseorang " if you want to leave me, leave me now ".
sepotong jawaban dari dia yang menjadikan saya bertahan… " i’ll never leave you " ..hem, terkesan gombal, but that is i needed today…
ps: here i am…..mpe jam 10 malem masih ketak ketik sendirian di ruangan sepi ( walo nulis yang ga penting sie..hihihihihi )
so c u tomm guys, besok kudu masuk nih mbayar seharian ini bengong
You would never be alone, cheer up