asuransi
October 29, 2007 by windyahertanti
saat ini saya ikut 2 macam asuransi. 1 di bumiputra untuk asuransi jiwa. 1 lagi di axa untuk pensiunan. tindakan saya sebagai tindakan preventif jikalau suatu hari ada apa apa dengan saya. di sisi lain, dengan mengikuti asuransi, saya jadi mau tidak mau membayar yang akhirnya bisa menjadi tabungan saya dihari esok. secara saya mengakui bahwa saya adalah termasuk dalam kategori orang boros, apalagi jika melihat diskon ;p
awalnya, saat saya mengikuti bumiputra saya dipaksa oleh Ibu saya. beliau yang melihat gelagat boros saya langsung mendaftarkan nama saya di asuransi ini tanpa bertanya terlebih dahulu. pertama saya jelas males malesan untuk membayar, tapi lama kelamaan entah dapat hidayah dari mana, saya jadi tersadar untuk rajin membayar asuransi. mungkin dikarenakan saya mendengar seorang rekan yang bercerita sakit dan tidak punya uang untuk membayar tagihan rumah sakitnya. akhirnya atas kesadaran saya sendiri, saya menambah jumlah asuransi saya dengan bergabung dengan axa life. 2 asuransi yang saya harap bisa mengcover kehidupan saya dimasa yang akan datang. rencana saya, asuransi bumiputra saya yang akan cair 4 tahun lagi, akan dijadikan untuk dp mobil. sedang untuk yang axa, tentunya akan saya keep hingga saya memutuskan akan pensiun dari kerja saya 18 tahun lagi.
ada rekan yang bertanya, kog saya nekat ikut asuransi? apa tidak takut kalau uang asuransi saya dibawa kabur? apalagi saat ini pun saya banyak membaca di kolom surat pembaca kompas mengenai keluhan akan nasabah asuransi yang kesulitan untuk mencairkan dananya. lalu apa saya harus takut dan memutuskan untuk berhenti mengikuti asuransi? sedikit rasa khawatir pasti ada, takut apabila sang asuransi melarikan diri dengan uang saya. tidak usah jauh jauh memberi contoh nasabah yang pernah ditipu oleh asuransi. orang tua saya mengalaminya dengan asuransi Pura Nusantara. mereka mengikuti asuransi ini selama 17 tahun, dan saat akan jatuh tempo perusahaan ini hilang entah kemana dengan membawa uang us$ 1000 ( saat itu tahun 1998, kurs dollar akan rupiah sangat mengiurkan loh ).
tapi tho semenjak kejadian itu, orang tua saya tidak kapok untuk mengikuti asuransi lagi. cuma, kali ini mereka lebih berhati hati mencari asuransi yang bisa dipercaya. bumiputra terpilih sebagai asuransi favorit keluarga saya. dilihat karena bumiputra sudah punya nama baik. maka saya dan kakak lelaki saya pun mengikuti asuransi ini. kakak saya tidak tanggung tangung, dia mengambil 2 asuransi di Bumiputra. Axa saya pilih dikarenakan sahabat saya dulu bekerja di axa. iming iming unit link yang ada di axa membuat saya tertarik untuk bergabung. tapi kini saat sahabat saya berhenti bekerja di axa, saya akui saya dag dig dug akan apa yang nanti bisa terjadi. but, i give my faith on axa.
bagi saya yang paling penting adalah tabungan untuk masa depan saya. dimana dengan uang yang saat ini bisa saya terima bisa memberikan investasi dimasa depan saya. apalagi dengan status saya yang karyawan swasta. tidak ada jaminan untuk saya apa yang terjadi pada keuangan saya di masa depan. bisnis ? itu pasti. cuma untuk saat ini belum ada modal ;p. maka saat ini yang terpikir di pikiran saya adalah mengikuti asuransi sebanyak banyaknya.
ak cuman ikut asuransi kesehatan (ASKES) & JAMSOSTEK dr kantor aja, laen’y gak ikut.
takut kalo ntar pencairan dana’y susah. sering ditawari temen sich, cuman gak mau aja. mending uang’y ditabung sendiri aja, lebih aman dech
justru kalo aku lebih aman pake asuransi, secara kalo ditabung pasti tar ditarik mulu kalo liat yang diskon or yang luchu luchu ;p